Dia juga mengakui bahwa peristiwa serangan siber ransomware yang terjadi pada DPN menjadikan pelajaran berharga. Saat ini pihaknya melakukan upaya beackup data mirornya dengan lokasi lokasi yang berbeda.
BACA JUGA:
"Data center yang baik harus punya mirror. Karena suatu waktu dihit di suatu tempat, di tempat lain masih bisa backup," jelasnya.
"Misalnya kena nih, misalnya Surabaya kena gempa kira-kira akan ngambil data center di Surabaya atau mirrornya di tempat lain? Tempat lain kan. Bukan dasarnya permintaan. Memang harusnya ada yang namanya data center harus punya backup," jelasnya.
(Salman Mardira)