Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Wapres: Masalah Palestina Bukan Isu Agama, Tapi Politik dan Kemanusiaan

Binti Mufarida , Jurnalis-Jum'at, 05 Juli 2024 |00:57 WIB
Wapres: Masalah Palestina Bukan Isu Agama, Tapi Politik dan Kemanusiaan
Wapres KH Ma'ruf Amin (Foto: Setwapres)
A
A
A

Terakhir, Wapres mengharapkan Komite Palestina dapat mendesak kesatuan suara di Dewan Keamanan PBB, guna mewujudkan solusi damai dan mendukung keanggotaan penuh Palestina di PBB.

“Saya harap kunjungan ini dapat memperkuat kerja sama Indonesia dengan Komite Palestina PBB dalam mewujudkan solusi damai dan keadilan bagi Palestina,” pungkas Wapres.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Biro Komite Cheikh Niang (Wakil Tetap Senegal untuk PBB) menuturkan bahwa tujuan kedatangannya ke Indonesia adalah untuk menyampaikan pandangan terkait dengan kontribusi yang dilakukan oleh Indonesia untuk Palestina.

“Komite ini didirikan pada tahun 1975, di mana Indonesia sudah aktif berpartisipasi pada saat itu dan memberikan kontribusi yang sangat besar, tidak hanya di bidang politik, tapi juga ekonomi. Indonesia memberikan bantuan kepada UNRWA,” papar Cheikh Niang

“Pada tahun 2003, bahkan Indonesia meningkatkan kontribusinya sebesar tiga kali lipat. Dan hal ini diharapkan dapat terus berlanjut meningkat di tahun-tahun ke depan,” imbuhnya.

Kemudian, dia juga mengungkapkan kekagumannya atas dukungan yang diberikan oleh Indonesia. Sebab katanya, dukungan tersebut tidak hanya berasal dari pemerintah, tetapi juga dari segenap masyarakat Indonesia.

“Apa yang sangat kami kagumi dari dukungan Indonesia untuk Palestina adalah dukungannya tidak hanya datang dari pemerintah tapi dari seluruh lapisan masyarakat termasuk dari parlemen, ormas, dan juga masyarakat luas,” tuturnya.

“Kami harapkan dapat melihat pandangan konsensus dari masyarakat Indonesia dan dukungannya untuk Palestina,” tandas Cheikh Niang.

(Fakhrizal Fakhri )

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement