Pada senja hari, orang Batil itu memasuki istana. Di mana Ken Arok tengah bersantap di ruang makan. Orang Batil itu menikamkan keris dari belakang. Manakala Ken Arok tersungkur di lantai, orang Batil meninggalkan istana. Menghadap Anusapati.
Mengetahui kalau Ken Arok telah tewas, Anusapati meminta keris dari orang Batil itu, dan menancapkan ke tubuhnya. Sesudah orang Batil itu tewas, Anusapati mengabarkan pada orang-orang Tumapel bahwa ia telah menghukum mati pada orang Batil yang membunuh Ken Arok.
Sepeninggal Ken Arok pada hari Kamis Pon, Minggu Landhep, tahun Saka 1170 atau 1247 Masehi (Serat Pararaton) atau 1227 (Kakawin Nagarakretagama), Anusapati pun akhirnya naik tahta menggantikan Ken Arok. Anusapati memerintah Tumapel, yang menjadi cikal bakal Malang dengan gelar Bhatara Anusapati.
(Awaludin)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.