JAKARTA - Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Yudian Wahyudi menyampaikan pentingnya menjalani proses pendidikan dan pelatihan secara maksimal kepada 76 calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat pusat tahun 2024. Sebab, tahap ini sangat krusial dalam pembentukan Paskibraka.
Hal itu diungkapkan Yudian saat membuka Pemusatan Pendidikan dan Pelatihan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Tahun 2024 di Cibubur, Depok, Jawa Barat, pada Sabtu, 13 Juli 2024.
"Adik-adik yang mengikuti Pemusatan Pendidikan dan Pelatihan Paskibraka Tingkat Pusat ini adalah yang mewakili daerah di mana adik-adik berasal, dari seluruh penjuru Tanah Air," kata Yudian, dalam keterangannya.
Yudian berharap para peserta dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk mendapatkan berbagai ilmu. Termasuk bagaimana menjalani kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara dengan mengamalkan nilai-nilai Pancasila.
"Adik-adik belajar bersosialisasi, bekerja sama, dan gotong royong dengan semua rekan yang ada di sini. Adik-adik sekalian akan belajar secara nyata tentang keberagaman Indonesia dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika, belajar bagaimana bersama-sama mempersiapkan diri untuk melaksanakan tugas merawat dan menjaga konsensus ber-Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, menjaga NKRI, dan ber-Bhinneka Tunggal Ika," ujarnya.
Yudian menegaskan bahwa Paskibraka yang terpilih dari perwakilan 38 provinsi ini merupakan calon pemimpin bangsa yang memiliki karakter Pancasila. Selain itu, merupakan penerus perjuangan para pemimpin serta pendiri bangsa untuk mewujudkan Indonesia yang bersatu, berdaulat, adil, dan makmur.
Acara tersebut juga dihadiri Jabatan Pimpinan Tinggi Madya dan Pratama di lingkungan BPIP. Sementara itu, Wakil Kepala BPIP Rima Agristina, menambahkan, bahwa tujuan Program Paskibraka adalah untuk mengarusutamakan Pancasila bagi putra-putri terbaik bangsa.