“Sampling dilakukan untuk para bakal calon bupati Bogor dengan cara kampanye melalui media masa maupun media sosial juga kami lakukan. Hasilnya Pak Jaro Ade tetap jauh lebih unggul dari 3 kompetotor lainnya,” terang Burhanudin.
Kendati demikian, lanjut Burhanudin, hasil survei tersebut bisa saja berubah mengingat masih ada waktu kurang lebih 4 bulan menjelang pencoblosan.
“Jik seluruh tim bergerak, ada kemungkinan ada perubahan angka persentase bagi seluruh bakal calon bupati Bogor. Apalagi salah satu bakal calon sudah dinyatakan tidak mendapatkan rekom, pergeseran angka kemungkinan akan terbagi-bagi kepada 3 calon,” pungkasnya.
(Qur'anul Hidayat)