BOGOR - Kericuhan antara pedagang dengan petugas saat penertiban bangunan atau kios ilegal di Jalur Puncak, Kabupaten Bogor sempat diwarnai kericuhan. Hal ini dipicu akibat restoran eks Rindu Alam yakni Asep Stroberi tidak dibongkar oleh petugas.
Pantauan Okezone di lokasi, Senin (26/5/2024) para pedagang yang bangunan atau kiosnya telah dibongkar petugas mencoba menghadang eskavator. Para pedagang meminta kepada petugas untuk mengarahkan alat berat tersebut masuk ke bangunan Asep Stroberi.
Pedagang menilai penertiban yang dilakukan tidak adil karena bangunan Asep Stroberi tidak masuk dalam list pembongkaran oleh Pemkab Bogor.
Para pedagang yang juga terdapat emak-emak pun sempat duduk di tengah jalan menghadang eskavator agar tidak terus berjalan. Tetapi, petugas terus menjaga eskavator agar terus bisa berjalan. "Bongkar Asep Stroberi, bongkar," teriak pedagang di lokasi.
Sempat terjadi kericuhan dan adu mulut antara pedagang dan petugas. Namun, kejadian itu tidak meluas hingga akhirnya eskavator terus berjalan melewati bangunan Asep Stroberi dan melanjutkan untuk membongkar kios pedagang lainnya.
"Maju, maju terus (jalan)," teriak sejumlah petugas yang membongkar bangunan liar di Puncak Bogor.