Igan mengatakan ambruknya tembok tersebut terjadi saat tak ada aktivitas di sekolah tersebut dikarenakan sedang libur.
Sementara itu, pihaknya belum mengecek apakah ada ruangan kelas atau ruangan lain yang rusak akibat gempa tersebut.
"Alhamdulillah, kejadiannya saat anak-anak sedang libur, jadi tidak sampai ada korban. Untuk kondisi kelas juga mudah-mudahan enggak ada yang rusak, memang belum kita cek karena fokus ke bersih-bersih ini dulu," pungkas Igan.
Gempa yang mengguncang Sukabumi diketahui berpusat di 7.81 Lintang Selatan (LS)-106.55 Bujur Timur (BT) atau 91 KM selatan Kabupaten Sukabumi dengan kedalaman 10 Kilometer.
(Arief Setyadi )