Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Kisah Fahombo Batu, Tradisi Mendunia dari Nias yang Kini Terancam

Jonirman Tafonao , Jurnalis-Sabtu, 21 September 2024 |18:20 WIB
Kisah Fahombo Batu, Tradisi Mendunia dari Nias yang Kini Terancam
Fahombo batu atau lompat batu di Pulau Nias (Okezone.com/Jonirman)
A
A
A

Sebelumnya, hanya 12 orang paling banyak pelompat batu yang berbentuk monumen piramida, bagian atasnya datar tinggi kurang dari 2 meter dengan lebar sekitar 1 meter itu. Dan saat ini jumlahnya semakin sedikit.

Untuk terus terjaganya tradisi ini, Putra berharap kepada juniornya sebagai generasi penerus untuk berlatih dan tetap semangat, agar lompat batu yang terkenal dan mendunia itu tidak musnah.

"Harapan saya pada Junior kami yang ingin melanjutkan lompat batu ini marilah berlatih dengan baik, jangan sampai lompat batu ini musnah soalnya ini juga yang menjadi daya tarik wisatawan datang ke sini. Kalau Kami nanti udah tidak ada ya maunya ada generasi penerusnya dari bawah," harapnya.

Usia pria yang mengikuti lompat batu ini dimulai dari umur 10 tahun dan tak hanya asal lompat tetapi juga ritual dilakukan secara serius saat melakukan lompat batu serta harus mengenakan busana ala pejuang Nias.
 

(Salman Mardira)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement