JAKARTA - Prabowo Subianto tidak hanya mengandalkan program makan bergizi gratis dalam upaya mencegah terjadinya stunting, tapi juga program pembangunan 3 juta rumah. Hal ini seperti disampaikan sang adik, Hashim Djojohadikusumo.
Dalam acara Executive Dialogue Propertinomic Real Estate Indonesia (REI) yang digelar di Jakarta, Kamis (10/10/2024), Hashim menyebut penyediaan rumah yang layak sangat penting untuk dilakukan guna mendongkrak kualitas hidup masyarakat.
Menurutnya, program ini tak kalah penting dengan makan bergizi gratis karena dengan rumah yang layak, anak-anak bisa tumbuh dan berkembang secara maksimal sehingga angka stunting di Indonesia pun bisa semakin ditekan.
"Masalah stunting bukan hanya karena gizi buruk, itu juga karena lingkungan. Dan kalau anak kecil ini hidup dalam suasana dan lingkungan yang tidak sehat, minum air kotor, mandi dengan air kotor, maka terjadi stunting. Kalau mau berantas stunting tidak hanya makan bergizi tapi juga rumah yang layak," tegasnya.
Lebih lanjut Hashim menyebut bahwa pemerintahan Prabowo Subianto menargetkan untuk membangun 15 juta rumah rakyat dalam satu periode kepemimpinan. Pembangunan akan dilakukan secara bertahap, di mana dalam satu tahun akan berdiri setidaknya 3 juta rumah.
Disampaikan, dari 3 juta rumah yang dibangun, 2 juta di antaranya akan berdiri di wilayah pedesaan dan 1 juta sisanya di wilayah perkotaan. Hashim menyebut target tersebut harus dipasang setinggi mungkin untuk memberikan hunian layak kepada masyarakat.