“Saya kira ada titik-titik temu, jalan tengah yang kita bisa temukan untuk mengkompromikan antara lingkungan dan pembangunan, antara ekonomi dan ekologi,” tuturnya.
Menhut juga menuturkan, nantinya Riau akan dijadikan contoh terkait percepatan dalam kelestarian alam dan pembangunan yang bersamaan. Namun, hal ini disebut diperlukan adanya kerjasama dan kolaborasi antara pemerintah pusat, daerah maupun berbagai pihak terkait.
"Makanya saya berharap bapak gubernur ada quick win masalah banyak sekali, kalau kita bisa selesaikan langsung kan kita punya keterbatasan sumber daya manusia, pekerjaan kita juga seluruh Indonesia, bapak ibu juga pasti banyak sekali agenda yang diselesaikan,” ungkapnya.
“Paling tidak quick win itu apa, misalkan fasilitas umum, ada sekolah, ada masjid, ada surau ada jalan, tidak terbangun hanya karena itu kawasan hutan, saya kira itu bisa kita selesaikan, sehingga masyarakat merasa kita hadir,” pungkasnya.
Sebagai informasi, selain Gubernur dan Wakil Gubernur Riau, hadir pula 10 Bupati, 2 Walikota, Sekda, Kepala Bappeda Provinsi Riau, Kepala Dinas LHK, hingga Kepala Badan Penghubung Provinsi Riau.
(Khafid Mardiyansyah)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.