Di sisi lain, Presiden Donald Trump mengonfirmasi bahwa militer AS telah melaksanakan "serangan skala besar" terhadap Venezuela pada Sabtu pagi. Trump menyatakan Maduro dan istrinya ditangkap melalui kerja sama dengan aparat penegak hukum AS.
Keduanya diterbangkan ke New York untuk menghadapi tuntutan pidana di pengadilan AS. Kepada The New York Times, Trump memuji keberhasilan operasi tersebut.
"Banyak perencanaan yang matang, pasukan yang hebat, dan orang-orang yang luar biasa. Itu sebenarnya adalah operasi yang brilian," ujar Trump.
Namun, pihak Moskow membalas pernyataan tersebut dengan menyebut penangkapan Maduro sebagai bentuk "pelanggaran yang tidak dapat diterima terhadap kedaulatan negara merdeka."
(Arief Setyadi )