Karena itu, Tito menegaskan perlunya kekuatan fisik dalam mempercepat pemulihan wilayah terdampak bencana.
“Ini membutuhkan kemampuan fisik, meskipun kemampuan teknis juga diperlukan. Yang memiliki kemampuan fisik ini adalah unsur semi-militer seperti sekolah kedinasan, dan kita punya banyak sekolah kedinasan,” ucapnya.
Ia memaparkan, sejumlah instansi telah mengirimkan personel dalam jumlah besar untuk membantu proses pemulihan.
“Kemarin IPDN sudah mengirim lebih dari 1.000 personel, kemudian Badan Pusat Statistik sekitar 500 orang. IMIPAS juga mengirim, meski saya belum tahu jumlah pastinya. Yang cukup masif sekarang ini adalah dari KKP, sebanyak 1.142 personel,” pungkasnya.
(Awaludin)