JAKARTA – Pemerintah Amerika Serikat (AS) melalui Departemen Kehakiman (DOJ) pada 30 Januari 2026 merilis jutaan dokumen baru terkait miliarder dan pelaku kejahatan seksual Jeffrey Epstein. Dokumen yang dirilis, mencakup tiga juta halaman, 180.000 gambar, dan 2.000 video, memuat sejumlah nama tokoh terkenal dunia serta memicu skandal di berbagai negara.
Perilisan dilakukan sesuai Undang-Undang Transparansi Berkas Epstein yang ditandatangani Presiden Donald Trump, meski sejumlah anggota parlemen menilai pemerintah masih menahan sebagian dokumen.
Sebagaimana diketahui, Epstein ditangkap atas tuduhan perdagangan seks pada Juli 2019 dan meninggal bunuh diri di penjara beberapa pekan setelahnya. Banyak dugaan bahwa kematiannya penuh kejanggalan dan bahwa Epstein disingkirkan untuk melindungi tokoh-tokoh berpengaruh yang ada di dalam daftarnya.
Berikut beberapa nama tokoh terkenal yang disebutkan dalam Berkas Epstein:
Dokumen mencakup korespondensi email antara Epstein dan miliarder teknologi Elon Musk mengenai rencana perjalanan yang tampaknya diatur oleh Epstein. Musk menegaskan bahwa ia tidak pernah mengunjungi pulau pribadi Epstein, tempat pesta seks dengan gadis di bawah umur dikabarkan digelar.
Musk bulan lalu mengatakan bahwa email-email tersebut mungkin digunakan untuk "mencemarkan nama baik saya".
Dua email yang diduga ditulis Epstein berisi klaim soal Bill Gates, namun keasliannya tidak jelas.
Dilansir BBC, salah satu email ditulis sebagai surat pengunduran diri dari Yayasan Bill dan Melinda Gates. Sementara email lainnya berisi keluhan Epstein karena harus menyediakan obat untuk Gates "untuk mengatasi konsekuensi hubungan seks dengan gadis-gadis Rusia".
Mantan istri Gates, Melinda, menyebut rilis dokumen membangkitkan kenangan pahit pernikahan mereka.
Juru bicara Gates menyebut email tersebut sebagai kebohongan yang ditulis oleh pembohong.
Dokumen DOJ memuat foto Clinton tanpa baju di bak mandi bersama rekan Epstein, Ghislaine Maxwell, dan seorang wanita yang diduga korban, serta email Maxwell ke staf Clinton. Namun tidak ada tuduhan langsung pelecehan seksual atau kunjungan ke Little St. James Island, yang disebut sebagai Pulau Epstein.
Clinton mengaku hanya berhubungan sosial dengan Epstein pada awal 2000-an dan menyangkal mengetahui kejahatannya.
Nama Presiden AS disebut ribuan kali dalam Berkas Epstein, termasuk tuduhan dari tip line FBI yang tidak terverifikasi. Daftar tersebut mencakup banyak tuduhan pelecehan seksual terhadap Trump, Epstein, dan tokoh-tokoh terkenal lainnya.
Trump konsisten membantah keterlibatan dan menegaskan hubungannya dengan Epstein sudah lama berakhir.
Foto-foto menunjukkan saudara Raja Charles itu bersama seorang wanita, namun tanpa konteks jelas.
Dalam dua gambar, Andrew terlihat menyentuh orang tersebut, yang tidak dikenal dan berpakaian lengkap, di perutnya. Gambar lain menunjukkan ia menatap langsung ke kamera.
Andrew berulang kali membantah melakukan kesalahan.
Dokumen menunjukkan rencana mantan Perdana Menteri Israel, Ehud Barak, tinggal di kediaman Epstein pada 2017. Barak mengakui interaksi dengan Epstein, tetapi menolak terlibat dalam perilaku tidak pantas.
Selain nama-nama tersebut masih banyak tokoh dunia lain, mulai dari miliarder, pemimpin negara, hingga selebriti yang namanya disebutkan dalam berkas Epstein. Beberapa nama lain termasuk Putri Mahkota Norwegia Mette-Marit, Sutradara Brett Ratner, hingga pendiri Google Sergey Brin.
Perlu dicatat bahwa disebutnya nama mereka dalam Berkas Epstein bukan berarti terbukti melakukan kesalahan. Berkas ini juga mencantumkan korespondensi umum antara rekan bisnis hingga berita surat kabar yang dikaitkan dengan Epstein.
(Rahman Asmardika)