JAKARTA - Mayoritas publik disebut puas terhadap kinerja Presiden Prabowo Subianto. Salah satu alasannya adalah Prabowo dinilai gigih dalam memeberantas korupsi.
Persepsi publik itu tercermin dari hasil survei Indikator Politik Indonesia yang dirilis secara daring pada Minggu (8/2/2026). Dari hasil survei itu, sebanyak 13% responden menyatakan sangat puas; 66,9% cukup puas; 17,1% kurang puas; 2,2 tidak puas sama sekali, dan 0,8 responden tak menjawab.
"Mayoritas merasa puas dengan kinerja Presiden Prabowo Subianto 79,9%," kata Founder dan Peneliti Utama Indikator Politik Indonesia, Burhanuddin Muhtadi.
Ia merincikan, mayoritas responden berjenis kelamin perempuan puas atas kinerja Prabowo dengan persentase 81,9%; sementara laki-laki hanya 77,9%. Sementara itu, responden berjenis kelamin laki-laki 21,5% dan 17% responden perempuan menyatakan tak puas terhadap kinerja Prabowo.
"Kalau ditanya apa yang membuat mereka puas? Itu alasan utamanya adalah memberantas korupsi," ujar Burhanuddin.
Ia menyampaikan, sebanyak 17,5% responden menyatakan puas terhadap kinerja Prabowo karena telah memberantas korupsi. Sementara itu, 15,6% responden beralasan sering memberi bantuan; 11% program kerjanya bagus; dan 10,5% beralasan sudah ada hasil kerjanya.
Sekedar informasi, Indikator Politik Indonesia menggelar survei pada 15-21 Januari 2026. Survei ini melibatkan 1.220 responden yang merupakan WNI minimal berumur 17 tahun.
Pengambilan data dilakukan dengan cara wawancara secara langsung. Adapun tingkat kepercayaannya sebesar 95% dengan margin of error sekitar 2,9%.
(Erha Aprili Ramadhoni)