JAKARTA — Presiden Amerika Serikat (AS) pada Kamis (19/2/2026) mengatakan bahwa Iran harus mencapai kesepakatan dalam negosiasi nuklir, yang telah buntu selama bertahun-tahun, atau sesuatu yang “buruk akan terjadi.” Trump mengatakan dia percaya bahwa 10 hingga 15 hari adalah "waktu yang cukup" bagi Iran untuk mencapai kesepakatan tersebut.
“Terbukti selama bertahun-tahun, tidak mudah untuk membuat kesepakatan yang berarti dengan Iran, dan kita harus membuat kesepakatan yang berarti. Jika tidak, hal-hal buruk akan terjadi,” kata Trump, sebagaimana dilansir Associated Press pada Kamis.
Pembicaraan tidak langsung yang diadakan dalam beberapa minggu terakhir menunjukkan sedikit kemajuan, dengan Amerika Serikat dan Iran sama-sama mengisyaratkan bahwa mereka siap berperang jika pembicaraan program nuklir tersebut gagal.
AS telah mengirimkan kapal induk kedua dan meningkatkan kekuatan militernya di Timur Tengah dalam upaya menekan Iran. Sementara itu, Teheran melalui surat kepada Dewan Keamanan PBB menegaskan bahwa Iran tidak menginginkan “ketegangan atau perang dan tidak akan memulai perang.” Namun, setiap agresi AS akan ditanggapi “secara tegas dan proporsional.”
“Dalam keadaan seperti itu, semua pangkalan, fasilitas, dan aset pasukan musuh di kawasan tersebut akan menjadi sasaran yang sah dalam konteks respons defensif Iran,” kata Duta Besar Iran untuk PBB, Amir Saeid Iravani, dalam suratnya.
Seorang pejabat AS yang tidak disebutkan namanya mengatakan bahwa Iran telah setuju untuk menyusun proposal tertulis untuk menanggapi kekhawatiran AS yang muncul selama pembicaraan nuklir tidak langsung pekan ini di Jenewa.
Iran mengatakan bahwa pembicaraan saat ini seharusnya hanya fokus pada program nuklirnya, dan bahwa mereka belum memperkaya uranium sejak serangan AS dan Israel musim panas lalu. Teheran selalu bersikeras bahwa program nuklirnya bersifat damai, namun AS dan sekutu Baratnya mencurigai bahwa program tersebut bertujuan untuk mengembangkan senjata nuklir di masa depan.
(Rahman Asmardika)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.