BMKG menjelaskan, Gerhana Bulan Total terjadi saat posisi Matahari–Bumi–Bulan sejajar. Hal ini membuat Bulan masuk ke bayangan inti (umbra) Bumi. Saat puncak gerhana terjadi, Bulan akan terlihat berwarna merah jika langit cerah. Warna merah pada Bulan disebabkan oleh hamburan Rayleigh di atmosfer Bumi.
“Cahaya Matahari yang melewati atmosfer Bumi akan terhambur, sehingga cahaya dengan panjang gelombang pendek seperti biru tersebar lebih banyak. Sementara itu, cahaya dengan panjang gelombang lebih panjang seperti merah akan lolos dan mencapai permukaan Bulan, sehingga Bulan tampak merah,” jelasnya.
Waktu Fase Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026 di Indonesia:
Gerhana Penumbra Mulai (P1)
15.42.44 WIB
16.42.44 WITA
17.42.44 WIT