Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Pedang yang Ditempa Mortir 

Opini , Jurnalis-Selasa, 10 Maret 2026 |18:06 WIB
Pedang yang Ditempa Mortir 
Ahmad Setyono (foto: dok ist)
A
A
A

Pemimpin Bayangan untuk Estafet Kepemimpinan

Kenaikan Mojtaba ke tampuk kepemimpinan tertinggi dinilai analis dan salah satu Jurnalis terkemuka di Timur Tengah, Ibrahim Majed terjadi pada salah satu momen paling kritis dan bergejolak di kawasan ini, karena perang antara Iran, Amerika Serikat, dan Israel terus meningkat. Dalam situasi medan perang yang buruk saat ini, AS menghadapi seorang Pemimpin Tertinggi yang keluarganya sendiri tewas dalam serangan yang menargetkan para pemimpin tinggi Iran.
Serangan itu menewaskan ayahnya, Ayatollah Ali Khamenei, serta beberapa anggota keluarga dekat Mojtaba Khamenei, termasuk ibunya, istrinya, saudara perempuannya, dan saudara iparnya. Peristiwa ini sebagai pembunuhan politik bersejarah dan tragedi pribadi yang mendalam yang akan membentuk fase konflik selanjutnya. 

Namun dalam Syiah, menjadi martir atau syahid adalah gugur dalam rangka membela kebenaran, iman, dan keadilan, dengan fokus khusus pada kesetiaan terhadap Ahlulbait (keluarga Nabi) dan perjuangan melawan kezaliman. Konsep syahid memiliki kedudukan teologis yang sangat tinggi dalam tradisi Syiah, tidak sekadar mati dalam perang, melainkan simbol perlawanan aktif terhadap ketidakadilan.

Dalam pidato pertama sebagai Supreme Leader, Mojtaba mengatakan. “hari ini saat kita mengemban amanah kepemimpinan ini, kita berjanji untuk mengikuti jejak para martir kita. Kita berdiri teguh untuk kehormatan, kebebasan, dan martabat.”

Selama ini Mojtaba mempertahankan low profil di publik sembari secara bertahap membangun pengaruh di balik layar dalam lembaga politik dan keagamaan Iran.  Selama 5 tahun terakhir Mojtaba Khamenei telah menjadi pemimpin bayangan sambil menyiapkan diri agar kelak siap meneruskan tongkat estafet kepemimpinan Iran.

Mojtoba diyakini  secara luas memiliki hubungan yang kuat dengan jaringan ulama dan elemen-elemen Korps Garda Revolusi Islam (IRGC), salah satu elemen strategis dalam struktur kekuasaan di Iran. 

 

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement