Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Menlu Sugiono Ungkap Kondisi Dua Kapal Pertamina yang Masih Tertahan di Selat Hormuz

Binti Mufarida , Jurnalis-Rabu, 22 April 2026 |13:55 WIB
Menlu Sugiono Ungkap Kondisi Dua Kapal Pertamina yang Masih Tertahan di Selat Hormuz
Menteri Luar Negeri (Menlu) RI, Sugiono/Okezone
A
A
A

JAKARTA - Menteri Luar Negeri (Menlu) RI, Sugiono membeberkan kondisi dua kapal tanker milik PT Pertamina di Selat Hormuz. Meski dua kapal tersebut masih tertahan dan belum mendapatkan izin melintas, dia menegaskan bahwa stok Bahan Bakar Minyak (BBM) di Indonesia tetap dalam kondisi aman.

Sugiono mengatakan,  bahwa dua kapal Pertamina yang tertahan di Selat Hormuz tersebut mengangkut total sekitar 2 juta barel minyak mentah (crude).

“Kaitannya dengan tadi kapal Pertamina, itu dua kapal Pertamina yang ada di sana, yang di Selat Hormuz itu, informasi yang saya dapatkan,” ujar Sugiono saat Konferensi Pers di Gedung Bina Graha, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Rabu (22/4/2026).

“Yang disampaikan ke saya bahwa isinya itu kurang lebih 2 juta barel crude yang kalau misalnya di convert ya. Saya tidak tahu perbandingannya, tapi kalau misalnya 1 banding 1, ya kurang lebih 2 juta barel, 2 juta barel fuel juga kan gitu kan,”lanjutnya.

Meskipun angka 2 juta barel terlihat besar, Menlu menjelaskan bahwa jumlah tersebut sebenarnya relatif kecil jika dibandingkan dengan total kebutuhan energi nasional secara keseluruhan. Ia meminta masyarakat untuk tetap tenang dan melihat gambaran besarnya.

“Dan kebutuhan itu kalau misalnya disandingkan dengan kebutuhan energi kita merupakan satu kebutuhan yang relatif kecil.  Jadi perbandingannya kurang lebih seperti itu. Jadi supaya kita tidak hilang gambaran. Jangan nanti kuman di seberang lautan kelihatan tapi gajah di pelupuk mata nggak kelihatan,” ujarnya.

Sugiono pun memastikan bahwa pasokan minyak Indonesia tidak hanya bergantung pada jalur Selat Hormuz. Dia menyebut bahwa Kementerian ESDM terus memantau posisi energi nasional yang saat ini masih stabil.

 

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement