Pekan lalu, Perdana Menteri Inggris, Keir Starmer, menyebutkan bahwa Inggris dan Prancis akan memimpin misi multinasional yang bersifat “damai dan defensif” untuk melindungi selat tersebut setelah pertempuran di wilayah itu berakhir.
Albares menyerukan agar jalur air tersebut kembali menjadi “jalur yang bebas, aman, dan terbuka untuk semua kapal tanpa diskriminasi.” Namun, ia menekankan bahwa mekanisme verifikasi di masa mendatang harus dipimpin langsung oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
Di akhir pernyataannya, Albares memperingatkan risiko meningkatnya ketegangan militer antara Iran dan Amerika Serikat, serta mendesak Iran untuk terlibat aktif dalam pembicaraan damai di Pakistan guna menghindari eskalasi lebih lanjut.
(Rahman Asmardika)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.