"Dari investigasi awal ditemukan perbedaan field database yang beredar dengan field database milik Imigrasi," imbuh dia.
Pihaknya juga memastikan tidak ada akses langsung ke database imigrasi. Ia menduga data yang diklaim dibobol berasal dari login pengguna layanan yang disalahgunakan.
"Kami pastikan bahwa tidak ada akses langsung ke database imigrasi, dan data tersebut diduga berasal dari login pengguna layanan yang disalahgunakan," tegas dia.
"Imigrasi terus berkomitmen untuk mengoptimalkan kenyamanan dan keamanan pada seluruh layanan keimigrasian," pungkasnya.
(Arief Setyadi )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.