Selain pendataan kawasan kumuh, BPS bersama Pemprov DKI Jakarta juga akan melanjutkan kerja sama dalam pemetaan ruang terbuka hijau di Ibu Kota dengan memanfaatkan citra satelit.
"Kami juga akan melakukan pendataan terkait ruang terbuka hijau dengan teknologi citra satelit," tambahnya.
Sementara itu, Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menyebut jumlah RW kumuh di Jakarta mengalami penurunan signifikan dibandingkan beberapa tahun sebelumnya. Pada 2017, tercatat sebanyak 445 RW masuk kategori kumuh.
"Kalau melihat secara sederhana, pada 2017 jumlah RW kumuh mencapai 445. Sekarang menjadi 211 RW," kata Pramono.
Untuk terus menekan angka tersebut, Pemprov DKI Jakarta akan memprioritaskan penanganan di wilayah padat penduduk, terutama di Jakarta Barat dan Jakarta Utara.
"Wilayah dengan kepadatan tinggi, khususnya Jakarta Barat dan Jakarta Utara, akan menjadi fokus utama penanganan," ujar Pramono.
(Awaludin)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.