Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Kasus Hantavirus Baru Tedeteksi di Pulau Terpencil Atlantik

Rahman Asmardika , Jurnalis-Jum'at, 08 Mei 2026 |18:37 WIB
Kasus Hantavirus Baru Tedeteksi di Pulau Terpencil Atlantik
Ilustrasi.
A
A
A

Respons Amerika Serikat dan Singapura

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) di AS menyatakan bahwa mereka memantau perkembangan ini dengan cermat dan menilai risiko terhadap masyarakat AS sangat rendah. Otoritas AS telah mulai melacak individu yang berada di kapal tersebut. Departemen kesehatan di Georgia dan Arizona memantau warga yang kembali tanpa gejala, sementara negara bagian lain, termasuk California dan Texas, juga telah mengidentifikasi penumpang yang terkait dengan pelayaran tersebut.

Singapura telah mengisolasi dan sedang menguji dua warga yang berada di kapal tersebut, sementara seorang kontak asal Prancis juga telah diidentifikasi namun tidak menunjukkan gejala.

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menyatakan bahwa ia telah menerima pengarahan tentang wabah tersebut dan meyakini bahwa situasi sedang dikendalikan. “Kami harap semuanya terkendali,” kata Trump. Ketika ditanya apakah warga AS perlu khawatir, ia menjawab, “Saya harap tidak.”

Hantavirus biasanya ditularkan melalui kontak dengan hewan pengerat yang terinfeksi. Terlepas dari kematian yang terjadi, badan-badan kesehatan menekankan bahwa situasi tetap terkendali tanpa bukti penularan yang meluas di luar mereka yang terkait langsung dengan pelayaran tersebut.

(Rahman Asmardika)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement