JAKARTA —Pemerintah memperingatkan ancaman darurat sampah nasional. Pasalnya, timbunan sampah Indonesia telah menembus 26 juta ton, dengan 56,72 persen berasal dari rumah tangga pada awal 2026.
Direktur Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan Kemendagri, Safrizal ZA dalam pencanangan Gerakan Indonesia Asri di Situ Gede, Bogor mengatakan, jika tren ini tak terkendali, kapasitas tempat pembuangan akhir (TPA) diprediksi penuh sebelum 2030.
“Kami mengajak masyarakat menanam pohon, membudayakan 4R (Reduce, Reuse, Recycle, Refuse), serta memulai pemilahan sampah dari rumah tangga,”ujarnya, Jumat (8/5/2026).
Selain itu, ia juga menekankan pentingnya penanaman pohon untuk menjaga lingkungan “Setiap orang minimal sekali seumur hidup harus menanam pohon. Mari kita jadikan gerakan ini sebagai budaya baru,”imbuhnya.
Safrizal juga menegaskan peran Satpol PP sebagai pelopor gerakan Indonesia Asri dengan pendekatan humanis dan persuasif, bukan sekadar penindakan.
Oleh karena itu, dia meminta Pemda melakukan penguatan kebijakan lingkungan, penyediaan sarana pengelolaan sampah, dan ruang terbuka hijau.