Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Serangan Rusia Tewaskan 9 Orang di Ukraina, Katedral Bersejarah Kyiv Terbakar

Rahman Asmardika , Jurnalis-Senin, 15 Juni 2026 |16:00 WIB
Serangan Rusia Tewaskan 9 Orang di Ukraina, Katedral Bersejarah Kyiv Terbakar
Katedral Dormisi di kompleks Ortodoks Kyiv Pechersk Lavra, Kyiv, Ukraina, terbakar akibat serangan Rusia.
A
A
A

KYIV - Serangan Rusia telah menewaskan setidaknya sembilan orang di Ukraina, kata otoritas regional, setelah gelombang serangan dari Moskow di beberapa kota besar.

Kepala administrasi militer Kyiv, Tymur Tkachenko, mengatakan dalam sebuah unggahan di Telegram bahwa "23 orang terluka diketahui berada di Kyiv, termasuk seorang anak. Tragisnya, jumlah korban tewas telah meningkat menjadi empat orang".

Sebelumnya, Menteri Dalam Negeri Igor Klymenko mengatakan "lima petugas penyelamat Layanan Darurat Negara tewas selama operasi pemadaman kebakaran" di kota Kharkiv, Ukraina timur laut.

"Setidaknya 5 orang lagi terluka," tulis Klymenko di Telegram, sebagaimana dilansir TRT. Dia mencatat bahwa korban jiwa terjadi sebagai akibat dari serangan Rusia yang berulang.

Katedral Kyiv terbakar

Katedral Dormisi di kompleks Ortodoks terkenal Kyiv Pechersk Lavra terbakar setelah serangan Rusia, kata walikota kota itu, Vitali Klitschko, pada Senin, (15/6/2026).

Kyiv Pechersk Lavra adalah salah satu situs bersejarah yang masuk dalam daftar UNESCO. Sejarah katedral tersebut dapat ditelusuri kembali hampir 1.000 tahun, dan para petugas pemadam kebakaran di bawah menara dan kubah Katedral Dormisi berjuang untuk mengendalikan kobaran api.

"Kebakaran telah terjadi di halaman Biara Kyiv-Pechersk. Atap Katedral Dormisi terbakar," tulis Klitschko di Telegram, saat beberapa kota besar Ukraina, termasuk Kyiv, diserang.

Sementara itu, serangan pesawat tak berawak Ukraina menewaskan tiga orang dan melukai tiga lainnya di kota Tula, Rusia, sekitar 200 kilometer selatan Moskow, kata gubernur regional pada hari Senin.

"Malam ini, sektor perumahan distrik perkotaan Tula diserang oleh pesawat tak berawak," kata Dmitry Milyaev di Telegram.

"Sayangnya, menurut informasi awal, tiga orang tewas. Tiga lainnya, termasuk seorang anak berusia satu tahun, terluka," katanya.

(Rahman Asmardika)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement