Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Rusia Bombardir Ukraina dengan Rudal dan Drone, Tewaskan Setidaknya 11 Orang

Rahman Asmardika , Jurnalis-Selasa, 02 Juni 2026 |17:43 WIB
Rusia Bombardir Ukraina dengan Rudal dan Drone, Tewaskan Setidaknya 11 Orang
Rusia melancarkan serangan besar-besaran dengan rudal dan drone ke Ukraina. (Foto: X)
A
A
A

KYIV – Serangan drone dan rudal Rusia membombardir ibu kota Ukraina, Kyiv, dan kota-kota lain pada Selasa (2/6/2026) pagi. Serangan besar-besaran Rusia ini menewaskan setidaknya 11 orang dan melukai lebih dari 100 orang lainnya.

Menurut laporan AFP, sirene serangan udara terdengar di Kyiv sebelum serangkaian ledakan keras yang berlangsung sepanjang malam membuat warga bergegas mencari perlindungan di stasiun metro yang ramai dengan tas dan selimut.

Angkatan Udara Ukraina mengatakan Rusia telah meluncurkan 73 rudal dan 656 drone, menambahkan bahwa mereka telah menembak jatuh 602 drone dan 40 rudal.

Moskow telah membombardir Ukraina hampir setiap hari sejak melancarkan invasinya pada Februari 2022, perang yang kini menjadi perang paling berdarah di tanah Eropa sejak Perang Dunia II, dengan ratusan ribu orang tewas dan jutaan orang mengungsi.

Rusia mengatakan pada Selasa bahwa mereka telah melakukan serangan besar-besaran, termasuk dengan rudal hipersonik, yang menargetkan kompleks industri militer Ukraina. Moskow membantah bahwa pasukannya menargetkan warga sipil.

Namun, Wali Kota Kyiv, Vitali Klitschko mengatakan empat orang tewas dan setidaknya 65 orang terluka, termasuk dua anak. Sementara di kota industri Dnipro di selatan, tujuh orang tewas dan sekitar 35 orang terluka, menurut pengumuman otoritas setempat.

Serangan juga membuat setidaknya satu bagian Kyiv terputus aliran listriknya.

Lima belas orang, termasuk seorang anak, juga terluka di kota Kharkiv di timur yang terletak dekat perbatasan Rusia, menurut wali kota, Igor Terekhov.

Serangan Balasan

Rusia mengatakan serangan semalam sebagai tanggapan atas 'aksi teroris' Kyiv terhadap target di dalam Rusia dan mengatakan telah menyerang sejumlah target militer Ukraina.

"Semalam, sebagai tanggapan atas aksi teroris rezim Kyiv, angkatan bersenjata Federasi Rusia melakukan serangan besar-besaran menggunakan senjata jarak jauh presisi tinggi berbasis udara, darat, dan laut," kata Kementerian Pertahanan Rusia dalam sebuah pernyataan, sebagaimana dilansir AFP.

Dikatakan Rusia telah menggunakan rudal hipersonik dan drone untuk menyerang tujuh wilayah Ukraina termasuk Kyiv, Zaporizhzhia, dan Kharkiv, berhasil menargetkan lokasi yang berguna bagi angkatan bersenjata Ukraina seperti fasilitas bahan bakar dan transportasi serta lapangan terbang militer.

 

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement