Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Hikayat Asal Muasal Nama Jakarta dari Masa ke Masa

Fahmi Firdaus , Jurnalis-Senin, 22 Juni 2026 |06:00 WIB
Hikayat Asal Muasal Nama Jakarta dari Masa ke Masa
Jakarta Tempo Dulu/ist
A
A
A

JAKARTA - DKI Jakarta merayakan hari jadinya ke-499 pada hari ini, Senin (22/6/2026).  HUT Jakarta yang dirayakan setiap 22 Juni merujuk pada sejarah perebutan Pelabuhan Sunda Kelapa yang dilakukan Fatahillah pada 1527. Fatahillah sendiri merupakan petinggi dari Kerajaan Demak.

Penetapan HUT Jakarta tersebut digagas oleh Wali Kota Sudiro pada 1958. Sejarah mencatat Jakarta telah beberapa kali berganti nama hingga penguasa mulai Kerajaan Padjajaran hingga ke tangan penjajah mulai dari Portugis, dan Belanda.

Dalam Prasasti Buku Tulis di Bogor, Kerajaan Padjajaran berdiri pada 1133 dengan wilayah meliputi Tangerang, Jakarta, Bekasi, dan Bogor. Saat itu, Pelabuhan Sunda Kelapa menjadi pusat transportasi air yang dikuasai Kerajaan Padjajaran.

Saat Portugis tiba ke Tanah Air pada 1522, Padjajaran kemudian melakukan perjanjian dagang bersama Portugis dengan memberikan kebebasan untuk berdagang di Pelabuhan Sunda Kelapa dan izin mendirikan benteng pertahanan.

Namun, Kerajaan Demak berhasil merebut Sunda Kelapa pada 1527. Fatahillah kemudian mengganti nama Sunda Kelapa menjadi Jayakarta.

Kekuasaan Demak di Jayakarta tidak berlangsung lama. Pada akhir abad ke-16, bangsa Belanda mulai menjelajahi dunia dan berhasil menduduki Jayakarta. Negeri Kincir Angin itu pun kembali mengganti nama wilayah taklukkannya menjadi Sta Batavia.

Selanjutnya berubah lagi menjadi Gemeente Batavia pada 1905. Kemudian, Jepang menduduki Indonesia pada 1942 dan mengganti Batavia dengan nama Toko Betsu Shi.

Bom nuklir yang menghantam Hirosima dan Nagasaki membuat Jepan menyerah pada sekutu. Lalu, keseluruhan kota diduduki oleh pemerintahan NICA, namanya pun kembali seperti dulu, Stad Gemeente Batavia. Pada 24 Maret 1950, diubah kembali menjadi Kota Praja Jakarta.

 

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement