Ketua Ikatan Mutakhorrijin Al-Falah Ploso (IMAP), wilayah Sumatera dan Lampung, Ustadz Syamsuddin, juga menanggapi hasil koordinasi jajaran syuriyah PCNU se-Lampung.
“Kiai syuriyah NU itu bagai lentera yang menerangi jalannya organisasi. Keputusannya adalah kebaikan yang dirumuskan dengan kebijaksanaan. Tentu, mempertimbangkan variabel dan faktor penting untuk kebaikan NU,” ujarnya.
Ditegaskannya, NU didirikan oleh ulama pondok pesantren, namun harus adaptif terhadap kemajuan zaman. NU tetap hidup sesuai zamannya, dan tetap sehat karena tidak tercerabut dari akarnya.
Menurutnya, seluruh fungsionaris NU, terutama di Sumatera dan Lampung merindukan muktamar berjalan lancar, damai dan menjadi ajang silaturrohimi yang menyenangkan. Sebagaimana syuriyah PCNU se-Lampung yang berharap muktamar berjalan aman, tenang dan riang gembira.
“Calon Ketua Umum PBNU seperti Gus Salam merupakan sosok berkepribadian pesantren dan membawa misi transformasi bagi pesantren,”pungkasnya.
(Fahmi Firdaus )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.