JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung memastikan tidak ada bom maupun bahan peledak lainnya di SDN Srengseng Sawah 15, Jagakarsa, Jakarta Selatan. Kepastian itu diperoleh setelah Tim Gegana Brimob dan Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri melakukan penyisiran di lokasi.
"Ketika dilakukan pengecekan, kemudian ada Densus 88 dan juga tim Gegana, ternyata tidak ada seperti yang disampaikan (bom)," ujar Pramono kepada wartawan di Balai Kota Jakarta, Senin (13/7/2026).
Meski demikian, Pramono meminta aparat kepolisian mengusut tuntas pelaku dan motif di balik ancaman tersebut agar kejadian serupa tidak terulang.
"Kami akan tetap meminta orang yang melakukan teror menggunakan isu ini untuk didalami, dan mudah-mudahan itu tidak terjadi lagi. Yang jelas, kami minta ini untuk didalami," imbuh Pramono.
Pramono juga memastikan kegiatan belajar mengajar di SDN Srengseng Sawah 15 akan kembali berlangsung pada Selasa (14/7/2026), setelah aparat memastikan tidak ditemukan benda berbahaya di lingkungan sekolah.
"Sekali lagi tentunya kita, saya, nanti ada Ibu Kepala Dinas Pendidikan, bahwa sekolah ini tetap kita adakan. Jadi jangan kemudian karena ini hari pertama, ada yang nakut-nakutin terus kemudian kita semua takut. Tapi kita terus waspada untuk itu," pungkasnya.