Ia menyampaikan, seluruh personel gabungan akan terus berupaya maksimal untuk menemukan kedua korban yang masih dinyatakan hilang dengan tetap mengutamakan keselamatan seluruh petugas di lapangan.
"Kami mengoptimalkan penggunaan peralatan Urban Search and Rescue, termasuk drone thermal dan peralatan ekstrikasi, untuk mempercepat proses pencarian," tuturnya.
Lebih lanjut, dalam pelaksanaan operasi, Tim SAR Gabungan membagi personel ke dalam tiga Search and Rescue Unit (SRU). SRU 1 melaksanakan pencarian dan identifikasi korban menggunakan drone thermal milik Basarnas Medan guna mendeteksi kemungkinan keberadaan korban di bawah material bangunan.
Sementara itu, SRU 2 melakukan pencarian dan evakuasi dengan metode Area Search Rescue (ASR) 1 melalui sektorisasi area serta identifikasi potensi bahaya di sekitar lokasi.
Terakhir, SRU 3 melaksanakan pencarian secara cepat pada titik-titik prioritas menggunakan peralatan ekstrikasi untuk membuka akses menuju lokasi yang diduga menjadi posisi korban.
(Awaludin)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.