JAKARTA – Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) RI menegaskan, pembangunan kawasan perbatasan tidak hanya berorientasi pada penyediaan infrastruktur, tetapi juga diarahkan untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik, memperkuat ketahanan wilayah, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di daerah terdepan Indonesia.
"Serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di daerah terdepan Indonesia," ujar Sekretaris BNPP RI Makhruzi Rahman saat menerima audiensi Pemkab Kepulauan Meranti, dikutip Sabtu (25/7/2026).
Dalam kesempatan itu, BNPP juga membahas arah kebijakan dan usulan percepatan pemerataan pembangunan di kawasan perbatasan, khususnya di Kepulauan Meranti.
Makhruzi menegaskan bahwa BNPP RI memandang Kabupaten Kepulauan Meranti sebagai salah satu kawasan perbatasan yang memiliki nilai strategis dan memerlukan perhatian berkelanjutan dalam pembangunan. Menurutnya, berbagai aspirasi yang disampaikan Pemkab Kepulauan Meranti akan menjadi bahan pembahasan dan penguatan koordinasi lintas kementerian dan lembaga sesuai kewenangan masing-masing.
“Berbagai usulan yang disampaikan hari ini menjadi perhatian kami dan akan kami dorong melalui koordinasi dengan kementerian dan lembaga terkait agar pembangunan kawasan perbatasan dapat berjalan lebih optimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tegasnya.
Bupati Kepulauan Meranti, H. Asmar, memaparkan berbagai tantangan yang masih dihadapi wilayah perbatasan sekaligus menyampaikan sejumlah usulan prioritas pembangunan kepada BNPP RI.