Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Buntut Temuan Senjata, Sekolah Islam Harapan Ibu Terapkan Pembelajaran Daring Sepekan

Yuwantoro Winduajie , Jurnalis-Minggu, 09 Agustus 2026 |16:29 WIB
Buntut Temuan Senjata, Sekolah Islam Harapan Ibu Terapkan Pembelajaran Daring Sepekan
Sekolah Islam Harapan Ibu terapkan pembelajaran daring sepekan buntut temuan senjata api (Foto: Yuwantoro Winduajie/Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Yayasan Harapan Ibu Pondok Pinang (YHI PP) memutuskan menerapkan pembelajaran jarak jauh (PJJ) selama sepekan, mulai Senin hingga Jumat, 10-14 Agustus 2026. Kebijakan itu diambil menyusul temuan ratusan senjata di lingkungan Sekolah Islam Harapan Ibu, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, serta menunggu proses sterilisasi oleh pihak kepolisian.

Kuasa hukum yayasan, Hermawanto, mengatakan keputusan PJJ dilakukan demi menjamin keamanan dan keselamatan peserta didik selama proses pemeriksaan masih berlangsung.

"Jadi selama satu minggu ke depan, hari Senin sampai hari Jumat tanggal 10 sampai tanggal 14 Agustus sekolah dilaksanakan dengan cara PJJ atau daring. Itu keputusan demi kepentingan terbaik anak, demi kepentingan terbaik peserta didik," kata Hermawanto di Jakarta Selatan, Minggu (9/8/2026).

Menurut dia, yayasan telah berkomunikasi dengan penyidik Polres Metro Jakarta Selatan agar segera dilakukan sterilisasi di seluruh area sekolah. Langkah itu dinilai perlu karena masih terdapat sejumlah ruangan yang tertutup dan berada dalam status garis polisi sehingga isi di dalamnya belum diketahui pihak yayasan.

"Untuk memastikan keamanan dan keselamatan peserta didik di sekolah. Kenapa? Karena masih ada ruangan yang tertutup, masih ada ruangan yang ter-police line yang kami tidak tahu di dalam isinya apa," ujarnya.

Sementara itu, kuasa hukum yayasan lainnya, Alvon Kurnia Palma, mengatakan PJJ merupakan langkah sementara untuk memastikan siswa dapat belajar dengan aman di tengah proses penanganan kasus.

"Untuk menjamin keamanan bagi anak-anak sementara waktu sekolah itu di PJJ atau pendidikan jarak jauh. Apa tujuannya? Lebih kepada memastikan anak-anak itu belajar secara aman," katanya.

Dia juga mendorong aparat kepolisian segera melakukan sterilisasi menyeluruh terhadap area sekolah guna memberikan kepastian keamanan bagi siswa, guru, dan tenaga kependidikan.

"Kami sangat mendorong agar aparat kepolisian itu untuk segera bisa melakukan sterilisasi kepada tempat-tempat yang mungkin kami tidak ketahui," ujarnya.

Sementara kuasa hukum lainnya, Anissa E F Ismail, menyebut yayasan mewakili kepentingan ratusan siswa dan tenaga pendidik yang terdampak situasi tersebut.

"Ada 720 manusia yang kepentingannya sedang kami wakilkan. Itu ada 580 murid, lebih dari setengahnya anak SD. Ada juga 140 guru dan tenaga didik yang selama ini ternyata keselamatannya terancam," kata Anissa.

Menurut dia, yayasan berharap setelah proses sterilisasi selesai, para siswa, orang tua, guru, dan tenaga kependidikan dapat kembali menjalankan kegiatan belajar mengajar dengan rasa aman.

"Semoga setelah proses sterilisasi yang insyaallah dilakukan minggu depan para orang tua murid, para guru dan tenaga didik bisa kembali ke sekolah dengan perasaan yang lebih aman dan tenang," ujarnya.

Sebelumnya, polisi membuka bunker yang berada di salah satu ruangan Sekolah Islam Harapan Ibu. Kuasa hukum yayasan, Hermawanto, mengungkapkan dari dalam bunker tersebut ditemukan narkotika dan laras senjata saat pemeriksaan lanjutan pada 5 Agustus 2026.

Selain itu, yayasan juga melaporkan temuan 995 senjata, narkoba, dan puluhan CD porno di salah satu ruangan sekolah yang aksesnya baru dapat dibuka setelah pergantian kepengurusan yayasan.

Ratusan senapan angin tersebut diketahui masuk melalui PT Lokta Karya Perbakin (LKP). Polisi menyebut mantan Ketua Yayasan berinisial IWD berkaitan dengan proses impor tersebut.

Sementara itu, PT Lokta Karya Perbakin menyatakan 995 senjata api dan airsoft gun yang ditemukan di sekolah tersebut merupakan senjata legal. Direktur Utama PT Lokta Karya Perbakin, Alhadid Endar Putra, mengatakan senjata itu dipersiapkan untuk kebutuhan ekstrakurikuler menembak dan panahan yang telah direncanakan sejak 2021.

(Arief Setyadi )

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement