Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Bahlil Masuk 3 Besar Menteri Kinerja Terbaik, Golkar: Publik Lihat Keberaniannya!

Fahmi Firdaus , Jurnalis-Selasa, 11 Agustus 2026 |16:50 WIB
Bahlil Masuk 3 Besar Menteri Kinerja Terbaik, Golkar: Publik Lihat Keberaniannya!
Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Golkar, Eric Hermawan
A
A
A

JAKARTA - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia masuk dalam jajaran menteri pemerintahan Presiden Prabowo Subianto yang mendapat penilaian positif dari masyarakat berdasarkan hasil survei terbaru Indonesia Political Opinion (IPO).

Ketua Umum Partai Golkar tersebut berada di posisi ketiga dengan tingkat kepuasan publik sebesar 32,0 persen.

Posisi pertama diduduki oleh Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dengan 42,8 persen, disusul Sekretaris Negara Teddy Indra Wijaya di posisi kedua dengan 33,5 persen.

Menanggapi hasil survei tersebut, Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Golkar, Eric Hermawan, menilai bahwa capaian Bahlil memiliki makna tersendiri bagi konstelasi politik dan pemerintahan.

"Menurut saya dari hasil survei, Pak Ketum sekaligus Menteri ESDM Bahlil justru mempunyai cerita politik yang paling menarik," kata Eric di Jakarta Selasa (11/8/2026).

Eric menyoroti perolehan suara Bahlil yang hanya terpaut tipis 1,5 poin dari Teddy Indra Wijaya. Menurut dia, hal ini membuktikan bahwa Bahlil memiliki resiliensi atau ketahanan politik yang sangat kuat.

Menurutnya, kementerian yang dipimpin Bahlil membawahi sektor yang sangat sensitif, meliputi energi, pertambangan, investasi, hingga hilirisasi.

"Kebijakan di sektor tersebut hampir selalu mempunyai dua sisi, yakni pro-growth tetapi sekaligus high scrutiny (pengawasan ketat). Karena itu angka 32 persen dapat dibaca secara positif, bahwa publik masih melihat Pak Bahlil sebagai figur yang memiliki kapasitas dan keberanian untuk mengurus sektor strategis negara," jelas Eric.

 

Tingginya penerimaan publik terhadap Bahlil, lanjut Eric, bukanlah fenomena yang muncul secara tiba-tiba. Ia mengingatkan bahwa pada survei IPO Oktober 2025 lalu, Bahlil juga mencatatkan tingkat popularitas yang tinggi di angka 38,3 persen.

Oleh karena itu, dia menarik dua kesimpulan utama. Pertama, hasil survei ini menjadi sinyal positif bagi pemerintahan Prabowo Subianto, mengingat figur dengan karakter seperti Bahlil sangat merepresentasikan agenda besar negara di bidang energi, investasi, dan hilirisasi.

"Kedua, survei menunjukkan bahwa publik melihat adanya kinerja positif. Tantangan berikutnya adalah mengubah persepsi tersebut menjadi hasil yang terukur dan berkelanjutan," tegas Eric.

Eric meyakini Bahlil dapat terus membuktikan kinerjanya dengan memberikan hasil konkret kepada rakyat dalam kurun waktu 6 hingga 12 bulan ke depan. "Insya Allah, Pak Ketum Bahlil akan mencapai kinerja terbaik," pungkasnya.

(Fahmi Firdaus )

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement