Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

8 WNI Jadi Tentara Bayaran Rusia, Kemlu Dalami Dugaan Penipuan

Felldy Utama , Jurnalis-Rabu, 02 September 2026 |00:01 WIB
8 WNI Jadi Tentara Bayaran Rusia, Kemlu Dalami Dugaan Penipuan
8 WNI Jadi Tentara Bayaran Rusia/ist
A
A
A

JAKARTA – Pemerintah Indonesia memberikan perhatian serius terhadap laporan otoritas Ukraina mengenai dugaan keterlibatan delapan Warga Negara Indonesia (WNI) dalam angkatan bersenjata Rusia.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri RI, Yvonne Mewengkang, mengatakan, bahwa saat ini pemerintah sedang melakukan proses verifikasi mendalam. Fokus utama penyelidikan ini tidak hanya pada identitas, tetapi juga pada kemungkinan adanya unsur penipuan dalam proses pemberangkatan mereka.

"Pemerintah Indonesia juga akan mendalami kemungkinan adanya unsur penipuan, eksploitasi, atau perekrutan melalui tawaran pekerjaan yang tidak sesuai dengan tujuan sebenarnya," kata Yvonne, Selasa (1/9/2026).

Yvonne menegaskan, jika dalam proses verifikasi ditemukan bahwa para WNI tersebut menjadi korban penipuan atau dijanjikan pekerjaan yang berbeda dari realitas di lapangan, pemerintah berkomitmen untuk memberikan pelindungan.

"Apabila terdapat WNI yang menjadi korban dalam proses tersebut, Pemerintah Indonesia akan mengambil langkah pelindungan yang diperlukan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku," ujarnya.

 

Sebagai langkah pencegahan, Kemlu mengimbau kepada seluruh masyarakat agar lebih waspada terhadap tawaran pekerjaan di luar negeri, terutama yang berlokasi di wilayah konflik atau yang memiliki potensi keterlibatan dalam aktivitas militer.

"Pemerintah Indonesia mengimbau WNI untuk berhati-hati terhadap tawaran pekerjaan di wilayah konflik maupun tawaran yang berpotensi melibatkan mereka dalam kegiatan militer negara asing," pungkasnya.

(Fahmi Firdaus )

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement