Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Istana Bantah Isu Ketum dan Rais Aam PBNU Paket Pesanan

Binti Mufarida , Jurnalis-Rabu, 02 September 2026 |12:19 WIB
Istana Bantah Isu Ketum dan Rais Aam PBNU Paket Pesanan
Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI Muhammad Qodari/Okezone
A
A
A

JAKARTA - Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI Muhammad Qodari membantah isu terpilihnya Kiai Miftachul Akhyar sebagai Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) dan Abdul Hakim Mahfudz alias Gus Kikin sebagai Ketua Umum PBNU merupakan paket pesanan dari Istana.

Qodari menyerahkan proses pemilihan pimpinan PBNU tersebut kepada para muktamirin. Menurutnya, keputusan yang dihasilkan dalam Muktamar ke-35 NU merupakan keputusan bersama.

“Ya kita kembalikan kepada muktamirin. Insyaallah sih semuanya adalah keputusan bersama,” kata Qodari kepada awak media di Kantor Bakom RI, Jakarta, Rabu (2/9/2026).

Dia menegaskan, mekanisme pemilihan melalui Ahlul Halli wal Aqdi (AHWA) melibatkan sembilan ulama yang memiliki kewenangan untuk menentukan keputusan terkait kepemimpinan PBNU.

“Apalagi kan metodenya kan AHWA kan? Ada sembilan orang ulama yang memutuskan dengan kebijaksanaannya,” pungkasnya.

Sebelumnya, Ketua Panitia Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul juga menepis kabar duet Ketua Umum dan Rais Aam PBNU, yakni KH Abdul Hakim Mahfudz (Gus Kikin) dan KH Miftachul Akhyar, sebagai pesanan atau 'paket Istana'.

 

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement