Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Fadli Zon Ungkap Lebih dari 100 Nama Diusulkan Terima Tanda Jasa dan Kehormatan

Felldy Utama , Jurnalis-Rabu, 02 September 2026 |22:05 WIB
Fadli Zon Ungkap Lebih dari 100 Nama Diusulkan Terima Tanda Jasa dan Kehormatan
Menteri Kebudayaan, Fadli Zon (foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Menteri Kebudayaan (Menbud) sekaligus Ketua Dewan Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan, Fadli Zon, mengungkap lebih dari 100 nama telah diusulkan kepada Presiden RI Prabowo Subianto untuk mendapatkan tanda jasa dan tanda kehormatan.

Hal tersebut disampaikan Fadli setelah mengunjungi kediaman Presiden Prabowo di Hambalang, Sentul, Jawa Barat, Selasa (1/9/2026). Dalam pertemuan tersebut, Fadli melaporkan sejumlah masukan dari kementerian/lembaga dan unsur masyarakat terkait nama-nama yang diusulkan.

Dia menegaskan, usulan tersebut tidak berkaitan dengan pemberian gelar pahlawan nasional.

"Mereka-mereka yang direkomendasikan untuk mendapatkan penghargaan. Ini bukan pahlawan nasional. Kalau pahlawan nasional nanti bulan November, meskipun prosesnya sedang berlangsung. Tapi ini untuk tanda jasa, tanda kehormatan dari berbagai bidang," kata Fadli di depan Ruang Komisi X DPR, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (2/9/2026).

Menurut Fadli, tokoh-tokoh yang diusulkan berasal dari berbagai bidang, mulai dari budayawan hingga tokoh yang berkecimpung di dunia medis atau kesehatan.

"Masukan-masukan ini saya harus sampaikan kepada Presiden dan nantinya akan ditimbang kembali," ujarnya.

Fadli belum dapat merinci nama-nama tokoh yang diusulkan. Namun, dia memperkirakan jumlahnya mencapai lebih dari 100 orang.

"Cukup banyak ya, cukup banyak. Lebih dari seratusan," pungkasnya.
 

(Awaludin)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement