Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Polisi Pastikan Terpal-Jenazah di Kali Terate Bukan Rombongan Jurnalis Hilang

Jonathan Simanjuntak , Jurnalis-Senin, 14 September 2026 |19:07 WIB
Polisi Pastikan Terpal-Jenazah di Kali Terate Bukan Rombongan Jurnalis Hilang
Ilustrasi (Foto: Dok Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Polda Banten memastikan sesosok mayat yang ditemukan di Muara Sungai Kali Terate, Kecamatan Kramatwatu, Serang, Banten, bukan sosok dari rombongan jurnalis yang hilang di perairan Selat Sunda. Jenazah ini ditemukan pada Sabtu 12 September 2026.

"Dua hari kemarin ditemukan sesosok mayat di sekitaran Muara Sungai Kali Terate di Kramatwatu. Dari hasil data primer dipastikan mayat tersebut bukan dari teman-teman yang hilang kontak speed boat Arupadhatu," ujar Kabid Humas Polda Banten, Kombes Maruli Ahiles Hutapea, di Posko SAR Gabungan Marina Carita, Banten, Senin (14/9/2026).

Polisi juga memastikan tiga jaket pelampung, terpal, dan satu galon air mineral juga tidak berkaitan dengan rombongan jurnalis. Menurutnya, polisi telah mendalami benda-benda yang ditemukan dalam operasi SAR yang dilakukan pada hari keenam tersebut.

"Kami sudah melakukan pendalaman, sudah mengkonfrontir dengan pemilik kapal, sudah melakukan pencocokan. Dipastikan bahwa objek yang ditemukan ini tidak berkaitan dengan teman-teman dari speed boat Arupadhatu 1," lanjut dia.

Sebagai informasi, pencarian dan pertolongan terhadap lima jurnalis dan tiga kru kapal yang hilang kontak di perairan Selat Sunda belum menemukan hasil setelah operasi pencarian dilakukan selama sepekan. Dalam hasil rapat evaluasi pencarian, unsur pimpinan SAR Gabungan memutuskan untuk memperpanjang operasi ini hingga tiga hari ke depan.

Peristiwa hilang kontak speedboat bermula saat kapal itu bertolak dari Dermaga Pagedongan, Carita, menuju Gunung Anak Krakatau pada Senin 7 September 2026 sekitar pukul 14.00 WIB dengan estimasi perjalanan sekitar dua jam. Pada pukul 14.42 WIB, kapal dilaporkan hilang kontak di antara perairan Carita dan Gunung Anak Krakatau.

Komunikasi terakhir tercatat pada pukul 18.13 WIB dengan posisi di sekitar kawasan Gunung Anak Krakatau, sebelum kemudian tidak dapat lagi terhubung. Adapun kapal itu mengangkut 5 jurnalis. Sementara tiga orang lainnya merupakan kapten kapal, anak buah kapal, dan pemandu. Identitas mereka yang belum ditemukan di antaranya:

- Warta (Kapten kapal), 55 tahun
- Surakman (ABK), 60 tahun
- Heriyanto (Guide), 49 tahun
- M. Bagus Khoirunnas (Pewarta Foto Antara)
- Arie Basuki (Pewarta Foto Merdeka.com)
- Yudistiro Pranoto (Pewarta Foto iNews.id), 43 tahun
- Firdaus Wajidi (Jurnalis Anadolu Agency)
- Donal Husni (Freelance)

(Arief Setyadi )

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement