Dijelaskannya, Serda MTS merasa tersinggung kepada Serda RP yang menutup teleponnya begitu saja. Saat itu, Serda MTS hendak meminta tolong untuk memasukkan namanya ke data pesawat Angkatan Udara lantaran dia hendak dinas ke luar kota.
"Kemudian, karena ini sedang mungkin sedang berbicara, si juniornya itu ya ditutup saja, sudah Mas, sudah? Sudah, langsung ditutup. Harapannya mungkin senior itu dia yang menutup ataupun sopannya bagaimana, dia ketersinggungan di sana," paparnya.
Daan menambahkan, pihaknya juga meluruskan tentang isu yang menyebutkan korban meninggal dunia karena kecelakaan. Sejatinya, informasi tersebut bukan berasal dari petugas dan institusi yang bertanggung jawab sehingga memberikan laporan yang salah.
"Memang saat awal itu disampaikan memang bukan oleh petugas bertanggung jawab, bukan kita yang menyampaikan dan bukan juga institusi yang seharusnya bertanggung jawab. Seyogyanya yang memberikan informasi itu penyidik atau Ankumnya ya, dari Paperanya, ini karena mungkin ingin memberikan awal, ini laporan ini yang salah sehingga dikoreksi sebenarnya apa yang terjadi," katanya.
(Arief Setyadi )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.