JAKARTA- Bharada Laurentius Valdo Fernandez Lewai yang tewas di Markas Polairud Baharkam Polri, Pondok Cabe, Tangerang Selatan mengalami luka parah di sekujur tubuh. Polisi juga sudah mengamankan seorang pelaku.
Pengacara keluarga korban, Petrus Bala Pattyona mengungkapkan, ada bekas tembakan dan luka bekas senjata tajam di tubuh Bharada Valdo.
"Melihat tubuh korban yang sangat parah, yaitu bekas tembakan, bekas luka yang dilakukan dengan sangkur, kami sangat mengharapkan harus diusut tuntas," ujar pengacara keluarga korban, Petrus Bala Pattyona pada wartawan, Minggu (18/10/2026).
Menurutnya, jika melihat dari luka yang parah pada tubuh korban, dia menduga pelaku kemungkinan tidak hanya satu orang saja. Bahkan, dia menerima informasi jika polisi sudah menyita senjata tajam berupa sangkur dan senjata api dalam kasus dugaan pembunuhan korban oleh juniornya tersebut.
"Karena pelakunya kemungkinan bukan hanya satu orang karena lukanya begitu banyak dengan senjata tajam yang sudah disita, ada sangkur, ada senapan,”ujarnya.
“Dan sebelum jenazah dikirim ke Larantuka, kami sudah membentuk tim pengacara yang terdiri dari pengacara-pengacara Flores Lembata dan hampir seluruh NTT yang berada di Jakarta di mana kami juga tim yang sama seperti menangani kasus debt collector Kalibata,” sambungnya.