Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Prabowo Ungkap Perusahaan Asing Penyebab Karhutla 19 Kali Melanggar

Binti Mufarida , Jurnalis-Jum'at, 23 Oktober 2026 |07:32 WIB
Prabowo Ungkap Perusahaan Asing Penyebab Karhutla 19 Kali Melanggar
Presiden Prabowo Subianto (Foto: Tangkapan layar/Binti M)
A
A
A

JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan indikasi perusahaan asing yang terlibat dalam kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia. Prabowo bahkan menyebut ada perusahaan yang berulang kali melakukan pelanggaran hingga 19 kali.

"Kebakaran hutan ternyata ada indikasi banyak perusahaan asing yang ikut harus bertanggung jawab, dikasih konsesi sudah belasan tahun ada yang melanggar tiga kali empat kali, ada yang belasan kali, ada yang 19 kali melanggar, ini menurut saya kalau sudah dua kali melanggar cabut aja," katanya dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Tahun 2026 di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Kamis (22/10/2026).

Prabowo mengatakan, pemerintah telah mengerahkan berbagai sumber daya untuk menangani karhutla, mulai dari TNI, Polri hingga pemerintah daerah.

"Jadi kita bertanggung jawab, tapi kita juga ada berapa negara yang mengolok-mengolok kita menghina dan sebagainya, padahal banyak yang bertanggung jawab perusahaan mereka yang di sini, nanti pada saatnya kita umumkanlah nama-nama itu," ujarnya.

Prabowo menambahkan, dampak karhutla tidak hanya berkaitan dengan kerusakan lingkungan, tetapi juga mengancam kesehatan masyarakat. "Kita cool saja, kita tenang kita bertanggung jawab, kita sudah cukup besar pengerahan TNI, Polisi, Pemda bekerja setengah mati, saudara saksi saudara paling depan Bupati Gubernur," kata Prabowo.

"Itu anak-anak kita, rakyat kita yang rusak kesehatannya," sambungnya.

Prabowo juga mengaku terkejut setelah mengetahui adanya perusahaan yang diduga berulang kali melanggar aturan. Dia meminta agar informasi mengenai perusahaan yang tercatat melakukan pelanggaran hingga 19 kali tersebut diperiksa kembali.

"Saya juga kaget, perusahaan ini sudah tiga kali, yg paling parah, ini dicek lagi apa benar 19 kali, ini dablek kali, saya enggak ragu-ragu siapapun yang melanggar cabut aja," tegasnya.

(Arief Setyadi )

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement