Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

BMKG Pastikan Tak Ada Dampak Negatif OMC Dry Ice bagi Masyarakat

Felldy Utama , Jurnalis-Sabtu, 24 Oktober 2026 |15:37 WIB
BMKG Pastikan Tak Ada Dampak Negatif OMC Dry Ice bagi Masyarakat
Modifikasi cuaca dry ice (Foto: BNPB)
A
A
A

JAKARTA — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengoptimalkan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) dengan memanfaatkan dry ice (es kering) untuk menanggulangi dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Operasi ini terutama difokuskan untuk mengurai kepekatan kabut asap.

Deputi Bidang Modifikasi Cuaca BMKG, Tri Handoko Seto, menegaskan seluruh prosedur operasi dilakukan dengan perhitungan yang cermat agar tidak menimbulkan dampak negatif bagi masyarakat di daratan. Salah satu strateginya adalah menggunakan dry ice berukuran pelet kecil yang disemai pada lapisan atmosfer tertentu.

"Tentu kita melakukan operasi ini dengan sebaik-baiknya. Karena operasi modifikasi cuaca dengan dry ice itu tujuannya kan untuk kebaikan, maka kita tidak ingin menimbulkan dampak yang tidak baik. Oleh karenanya, misalnya kita menyemai dry ice itu dalam ukuran yang kecil-kecil, ukuran pelet gitu, ya," kata Handoko, dikutip Sabtu (24/10/2026).

Ia menjelaskan pelet es kering tersebut disemai di atas lapisan inversi pada ketinggian sekitar 5.000 hingga 7.000 kaki. Penentuan ketinggian ini bertujuan agar dry ice mengalami proses sublimasi secara sempurna di atmosfer sebelum mencapai permukaan tanah.

"Sehingga kita di bawah tidak merasakan dampak penyemaian itu, tapi penyemaian itu dampaknya langsung di atas, di atmosfer di sekitar 5.000 sampai 7.000 kaki. Nah, ini tentu upaya kita untuk memastikan bahwa dampak negatifnya itu tidak terjadi," ujarnya.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement