KDM juga menekankan pemerataan pendidikan agar anak-anak dari keluarga kurang mampu dapat melanjutkan sekolah hingga perguruan tinggi. “Tidak ada jalan lain kecuali satu, pendidikannya harus mendapat perhatian. Mereka harus sekolah gratis sampai perguruan tinggi,” ujarnya.
Sementara di bidang infrastruktur, KDM meminta belanja pembangunan dipercepat agar manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat, terutama melalui perbaikan jalan, sekolah, dan fasilitas kesehatan. Untuk itu, ia menekankan agar Asep sebagai bupati pimpin seluruh organisasi perangkat daerah di Bekasi.
"Tingkatkan layanan masyarakatnya, perbanyak belanja infrastrukturnya. Jalannya harus pada mulus, sekolahnya harus pada bagus, puskesmasnya harus menjadi puskesmas yang terbaik,” katanya.
Penataan lingkungan juga menjadi perhatian. KDM menyoroti persoalan sampah, sungai yang tidak terawat, dan kawasan yang belum tertata. Ia menyatakan Pemprov Jabar siap membantu pembenahan estetika Kabupaten Bekasi.
“Bekasi itu duitnya banyak, tapi daerahnya enggak rapi. Sungainya penuh sama sampah, sampah di tiap daerah menumpuk. Untuk itu sekarang dipimpin Dokter Asep, Bekasi harus kinclong dan Pemprov Jabar akan membantu penuh menata estetika Kabupaten Bekasi,” imbuhnya.