Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Obama Kecam Trump Soal Perang Iran dan Korupsi: Cukup Sudah!

Awaludin , Jurnalis-Minggu, 25 Oktober 2026 |08:24 WIB
Obama Kecam Trump Soal Perang Iran dan Korupsi: Cukup Sudah!
Mantan Presiden Amerika Serikat (AS), Barack Obama (foto: AP)
A
A
A

OHIO - Mantan Presiden Amerika Serikat (AS), Barack Obama melontarkan kritik keras terhadap pemerintahan Presiden Donald Trump. Ia mengecam apa yang disebutnya sebagai “kekejaman dan korupsi” selama masa jabatan kedua Trump, termasuk kebijakan luar negeri AS terkait perang melawan Iran.

Pernyataan tersebut disampaikan Obama dalam rapat umum kampanye pemilihan sela di Ohio pada Sabtu. Dalam kesempatan itu, ia hadir untuk mendukung para kandidat Partai Demokrat yang akan bertarung dalam pemilihan di negara bagian tersebut.

“Presiden saat ini memilih untuk membuat serangkaian keputusan buruk,” kata Obama, politisi Demokrat berusia 65 tahun itu, dilansir dari Al Jazeera, Minggu (25/10/2026).

Ia juga menyoroti keputusan Trump untuk terlibat dalam perang AS-Israel melawan Iran, yang menurutnya tidak diperlukan dan tidak diminta oleh siapa pun.

“Yang terpenting, dia memutuskan untuk memulai perang yang tidak perlu dan tidak diminta siapa pun,” ujarnya.

Obama kemudian menyerukan warga Ohio untuk menggunakan hak pilih mereka guna menentang pemerintahan Partai Republik. Ia menilai, dua tahun terakhir di bawah kepemimpinan Trump telah diwarnai kekacauan, kekejaman, korupsi, dan ketidakmampuan yang belum pernah terlihat dalam era modern.

“Setelah dua tahun kekacauan, kekejaman, korupsi, dan ketidakkompetenan, yang belum pernah kita lihat di era modern, Anda mendapat kesempatan untuk mengatakan, 'Cukup sudah',” kata Obama.

 

Obama Kritik Iklan Serangan terhadap Amy Acton

Selain mengkritik Trump, Obama turut menyoroti kontroversi dalam persaingan pemilihan gubernur Ohio. Ia mengecam iklan serangan yang diluncurkan kandidat Partai Republik, Vivek Ramaswamy, terhadap kandidat Partai Demokrat, Amy Acton.

Dalam iklan tersebut, Donna Arthur, ibu Acton, membantah kisah putrinya mengenai masa kecil yang diwarnai tunawisma dan pelecehan seksual oleh ayah tirinya. Ia juga mengajak warga Ohio untuk tidak memilih Acton.

Obama menilai iklan tersebut menunjukkan bahwa Ramaswamy bersedia melampaui batas dalam persaingan politik.

“Dalam beberapa hari terakhir, kita telah melihat bahwa tidak ada batasan yang tidak akan dia langgar, tidak ada hal rendah yang tidak akan dia lakukan,” kata Obama mengenai Ramaswamy.

“Saya tidak tahu apa yang terjadi sehingga standar perilaku begitu rendah sehingga seseorang dapat menayangkan iklan seperti itu,” lanjutnya.

 

Sementara itu, Acton mengatakan dirinya belum pernah bertemu dengan ibunya sejak 1978. Saudara laki-lakinya turut mendukung pengakuan Acton mengenai pelecehan seksual yang dialaminya saat masih kecil oleh ayah tirinya.

Ayah tiri Acton, yang meninggal pada 2004, pernah didakwa melakukan pemerkosaan.

Obama secara terbuka menyatakan dukungannya kepada Acton. Ia menyinggung pengalaman masa kecil kandidat Demokrat tersebut yang menurutnya penuh penderitaan.

Obama mengatakan Acton telah “berbicara dengan penuh emosi tentang masa kecilnya yang menyakitkan dan semua yang telah dialaminya: pelecehan, pengabaian, dan tunawisma.”

Demokrat Hadapi Persaingan Ketat di Ohio

Dalam rapat umum tersebut, Obama tampil bersama Acton dan mantan Senator Demokrat Ohio, Sherrod Brown. Brown berupaya kembali ke Senat AS dengan menantang Senator Republik petahana, Jon Husted.

Pemilihan gubernur dan persaingan kursi Senat di Ohio menjadi bagian dari pertarungan politik yang diperkirakan berlangsung ketat.

Sejumlah jajak pendapat menunjukkan Partai Demokrat unggul tipis dalam kedua kontestasi tersebut. Meski demikian, hasil akhirnya masih diperkirakan akan berlangsung sengit.

Kehadiran Obama dalam kampanye itu menjadi bagian dari upaya Partai Demokrat untuk memperkuat dukungan pemilih menjelang pemilihan sela, sekaligus menyuarakan penolakan terhadap kebijakan pemerintahan Trump dan strategi kampanye Partai Republik di Ohio.

(Awaludin)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement