Kepala Ukrainian Railways, Oleksandr Pertsovsky, mengatakan pihaknya sebenarnya telah mengumumkan peningkatan status ancaman sebelum serangan terjadi. Namun, masih banyak penumpang yang berada di peron ketika drone menghantam lokasi tersebut.
"Namun sayangnya masih ada banyak orang di platform tersebut," kata Pertsovsky melalui Facebook.
Serangan terhadap fasilitas perkeretaapian bukan kali pertama terjadi sejak Rusia melancarkan invasi skala penuh ke Ukraina pada 2022. Dalam kurun waktu tersebut, serangan drone dan berbagai serangan lainnya telah merusak ratusan lokomotif serta menewaskan sejumlah pekerja kereta api.
Jaringan kereta api memiliki peran penting bagi mobilitas masyarakat Ukraina. Infrastruktur tersebut menjadi salah satu sarana transportasi utama yang menghubungkan berbagai wilayah di negara itu, dengan perjalanan dari kawasan timur ke barat bahkan dapat memakan waktu hingga 24 jam.
(Awaludin)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.