JAKARTA - Sebanyak 200 orang pedagang pasar Pondok Gede Bekasi Jawa Barat mendatangi kantor LBH Jakarta di Jalan Borobudur Menteng Jakarta Pusat, mereka meminta bantuan hukum terkait penggusuran yang dilakukan oleh pemerintah Kota Bekasi pada Selasa 30 Oktober kemarin.
Para pedagang yang menggunakan lima unit bus Metro Mini, sejumlah kendaraan pribadi dan motor ini ditemui langsung oleh Direktur LBH Asfina Wati dan sejumlah pengurus lainnya. Juru bicara pedagang, Nyoman Widia menuturkan para pedagang sebenarnya menyetujui revitalisasi pasar. Namun mereka menunggu ganti rugi yang sesuai.
"Yang menjadi permasalahan belum adanya ganti rugi yang jelas antara pihak pengembang dan para pedagang," ujar Nyoman di Kantor LBH, Jakarta, Kamis (1/11/2007).
Selain itu, penggusuran yang dilakukan pemerintah Kota Bekasi, menurut para pedagang, terlalu dipaksakan dan sewenang-wenang. Padahal para pedagang masih mempunyai kontrak menempati pasar hingga 7 tahun ke depan.
Dalam kesempatan itu, para pedagang membawa bukti berupa dokumentasi mengenai penggusuran Pasar Pondok Gede dan permasalahannya. Namun insiden sempat terjadi akibat ulah seorang pemuda yang mencuri kamera digital yang berisi dokumentasi peristiwa penggusuran.
Padahal pemuda bernama Gunawan (24) itu datang bersama para pedagang. Pemuda itu menyelinap di kerumunan dan secara diam-diam membawa pergi kamera tersebut. Para pedagang yang sadar beberapa menit kemudian langsung mengejar Gunawan dan berteriak-teriak. "Penyusup, penyusup." Para pedagang pun melampiaskan kekesalannya dengan menghujani pemuda itu pukulan.
Namun beruntung aksi main hakim itu berhasil dihentikan petugas kepolisian dari Polsek Menteng langsung mengamankannya ke kantor polisi. Saat ditanyai Gunawan mengaku sebagai anak buah Haji Azam seorang tokoh pedagang Pasar Pondok Gede. Namun para pedagang mencurigai pemuda tersebut sebagai orang suruhan pihak pengembang.
(Fitra Iskandar)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.