LEBAK - Akibat datangnya musim penghujan akhir-akhir ini, selama dua pekan terakhir, sebanyak 20 orang warga Desa Cigemblong, Kecamatan Cijaku, Kabupaten Lebak, Banten digigit ular berbisa.
Para korban yang tergigit ular umumnya para petani yang sedang menggarap kebun. Petugas Puskesmas Cigemblong, Kabupaten Lebak, Ervan menyatakan, para korban yang tergigit itu ular berbisa itu bisa diselamatkan setelah mendapatkan perawatan medis di puskesmas setempat.
"Sekitar dua orang setiap harinya yang mendapatkan pertolongan medis akibat gigitan ular," ungkap Ervan Sabtu (24/11/2007). Menurutnya, ular berbisa menyerang warga akibat cuaca dingin pada musim penghujan ini.
Karena itu, ular-ular itu mencari perlindungan di tempat-tempat yang terkena sinar matahari. Bahkan, banyak ular berbisa berlindung di halaman rumah warga.
Sampai saat ini serangan ular berbisa dari jenis ular tanah dan kobra ini tidak menimbulkan korban meninggal. Sebab, para korban langsung mendatangi ke puskesmas. "Kalau telat mendapatkan pertolongan, kemungkinan bisa menimbulkan kematian," lanjutnya.
Dia juga mengatakan, dari 20 orang korban gigitan ular berbisa, lima orang sempat dirawat intensif karena telat mendapatkan pertolongan. "Korban akibat gigitan ular biasanya muntah-muntah," ujarnya.
Untuk mengantisipasi jatuhnya korban jiwa, petugas puskesmas sering langsung datang ke rumah korban untuk memberikan pertolongan.
Kepala Puskesmas Panggarangan Edi Sunaedi mengakui sedikitnya delapan warga pernah mendapatkan pertolongan medis akibat gigitan ular. "Kami juga beberapa hari ini melakukan pertolongan kepada warga yang tergigit ular berbisa," ujarnya.
(Nurfajri Budi Nugroho)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.