JAKARTA - Pelayanan administrasi di departemen kesehatan dinilai telah menghambat penempatan kesempatan praktek kepada para dokter spesialis dan dokter PTT ke daerah.
"Kenyataan sampai sekarang di Depkes pelayanan administrasi belum lancar. Ini sebetulnya peninggalan budaya lama bahwa penempatan dokter spesialis dan PTT ini berbelit dan panjang," kata anggota DPR Komisi IX dari FPKS Chairul Anwar kepada okezone dalam acara Pertemuan SDM KI Kesehatan Se-Jabodetabek di Hotel Sofyan Cikini, Jakarta, Minggu (24/2/2008).
Persoalan pelayanan administrasi ini semua diungkap seluruh peserta acara itu, Mereka mengeluhkan lamanya proses administrasi di Depkes. Bahkan sampai ada yang bertahun-tahun baru selesai. Acara ini diikuti dokter spesialis, dokter PTT, Perawat sebanyak 250 peserta.
Chairul melanjutkan, daerah-daerah, terutama yang letaknya terpencil sudah mendesak kebutuhan tenaga medis pada saat ini, tapi di satu sisi dokter spesialis dan PTT yang telah menyerahkan berkas pendaftaran ke Depkes justru dipersulit untuk mendapatkan izin penempatan praktek ke daerah.
Chairul mengungkapkan, dalam kunjungan kerja ke daerah beberapa waktu lalu dirinya juga mendapatkan sejumlah fakta bahwa hampir seluruh provinsi masih sangat membutuhkan tenaga medis, terutama dokter spesialis.
Oleh karena itu, kata Chairul, PKS berharap kepada petugas pemerintah untuk memiliki perhatian terhadap pelayanan kesehatan, sesuai amanat UUD sebab hal ini merupakan kewajiban negara untuk memberikan kesehatan kepada rakyat.
"Akan lebih baik kalau proses administrasi itu dipersingkat, itu akan lebih bagus antara daerah yang butuh dokter dan dokter yang butuh penempatan,' pungkasnya.
(Syukri Rahmatullah)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.