Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Ribuan Guru Honorer Serbu DPR

Ribuan Guru Honorer Serbu DPR
A
A
A

JAKARTA - Sekira 4.000 guru honorer dari seluruh nusantara melakukan aksi demo di depan Gedung DPR. Mereka menuntut pengangkatan status mereka menjadi pegawai negeri sipil (PNS).

Aksi yang melibatkan anggota Forum Tenaga Honorer Sekolah Negeri Indonesia (FTHSNI) ini, menuntut dikeluarkannya PP baru yang berpihak kepada para tenaga honorer di seluruh Indonesia. Aksi berlangsung sejak pagi, di gerbang Gedung DPR, Jalan Gatot Subroto, Senayan, Jakarta, Senin (25/2/2008).

Mereka menuntut agar diangkat sebagai PNS sebelum 2009. "Kalau tidak segera diangkat, nanti pemerintah keburu membuka ujian PNS baru dan akhirnya nasib kami dikesampingkan lagi," ujar Sudarsi, anggota FTHSNI asal Semarang.  

Meski demikian, tuntutan kali ini tidak hanya ditujukan bagi para guru honorer, namun seluruh tenaga honorer yang meliputi guru tidak tetap dan pegawai tidak tetap seperti pustakawan, penjaga sekolah serta pegawai dinas pendidikan kecamatan dan kabupaten di seluruh Indonesia.

Sebab, beban dan tanggung jawab antara guru tetap (PNS) dan guru honorer sama. "Bayangkan kami ada yang sudah ada yang menjadi tenaga honorer selama 25 tahun," imbuh guru SMP 3 Pabelan, Semarang itu.  

Demo kali ini memang telah direncanakan secara matang oleh FTHSNI sejak tiga bulan lalu, setelah demo tahun lalu tidak digubris pemerintah. "Dulu cuma 500 orang yang datang, dan kami dianggap sepele," ujarnya.

Kini, tiga perwakilan FTHSNI telah dipersilakan masuk ke Gedung DPR untuk menyampaikan tuntutannya langsung kepada anggota dewan. Mereka adalah mantan Ketua FTHSNI yang kini telah diangkat sebagai PNS Tahpirin, Ketua FTHSNI Ani dan koordinator FTHSNI Semarang, Sugianto.

"(Pengangkatan Tahpirin sebagai PNS) Tentu saja itu akal-akalan, karena Tahpirin paling vokal lantas ia diangkat jadi PNS, untunglah beliau memilih berjuang bersama kami," ujar Sudarsi berapi-api.

Sementara tiga perwakilan menenui dewan, ribuan pengunjuk rasa masih bertahan di depan Gedung DPR. Mereka terus berorasi menyampaikan tuntutannya. Akibatnya, lalu lintas di depan Gedung DPR menuju Slipi tersendat. 

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement