Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Warga Padang Didera Gizi Buruk Tipe Marasmus

Rus Akbar , Jurnalis-Rabu, 27 Februari 2008 |12:20 WIB
Warga Padang Didera Gizi Buruk Tipe Marasmus
A
A
A

PADANG - Halimatusadyah (5), warga Pasia Nan Tigo, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, terkulai lemas di ruang Instalasi Gawat Darurat RSUD Padang, Jalan Sungai Sapih, Padang, Sumatra Barat. Dia mengalami kekurangan gizi tipe marasmus.

Dokter spesial anak dr Dani A menjelaskan, Halimatusadyah mengalami kekurangan gizi dengan tipe marasmus yang disebabkan kekurangan kalori yang benar-benar akut.

Ciri-cirinya, rambut berwarna pirang serta rontok, kulit tipis muda lecet, dan matanya berukuran besar yang tidak seperti umumnya. Hal itu terlihat pada tapak kaki Halima bagian kanan, di mana kulit kakinya terkelupas secara sendiri.

Padahal, Halima sendiri tidak bisa berjalan, dan hanya terbujur lemas di tempat tidurnya sembari sesekali melihat orang yang datang ke sampingnya. Halimah juga tidak bisa berbicara, dan berat tubuhnya hanya 8 kilogram.

"Saat ini kami melakukan terapi dietestik secara bertahap serta melakukan pemberian makanan bergizi," kata dr Dani saat ditemui okezone, Rabu (27/2/2008).

Ketika okezone mengunjungi Halima, bocah malang ini ditemani neneknya, Marlis (65). Marlis menerangkan, Halima awalnya diobati di Puskemas Koto Tangah, Kota Padang. Namun pihak puskesmas merujuk ke RSUD Padang. Di RSUD Padang sendiri, Halima sudah tiga hari menempati ruang IGD.

Perkembangan terkahir semenjak dibawa ke RSUD tersebut, Halima sudah bisa makan setelah sebelumnya hanya melalui infus. Namun, dia belum bisa berjalan.

Tubuh Halima tampak memprihatinkan. Tulang bocah malang ini menonjol, dan berselimutkan kulit.

Sementara itu, orangtua Halima bingung mencari biaya pengobatan. Ayahnya, Hendrizal (30) adalah seorang nelayan, yang penghasilannya hanya cukup memenuhi kebutuhan makan sehari-hari.

"Sejak kecil Halima tidak mendapatkan gizi yang baik dari orangtuanya. Akibatnya seperti inlah yang terjadi. Sementara kami jadi bingung mencari biaya pengobatanya," kata Marlis dengan nada lemah.

(Nurfajri Budi Nugroho)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement