Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

45 Ribu Stiker Black Campaign Cagub Bali Disita

Muhammad Saifullah , Jurnalis-Jum'at, 16 Mei 2008 |10:07 WIB
45 Ribu Stiker Black Campaign Cagub Bali Disita
A
A
A

DENPASAR - Tim sukses Koalisi Kebangkitan Bali (KKB) mengamankan sekira 45 ribu lembar stiker bernada menghujat cagub I Gde Winasa. Temuan ini bermula dari tertangkapnya pelaku penyebar stiker, Heri Sunarta di daerah Ubung, Denpasar.
 
"Selanjutnya, kami laporkan temuan ini beserta para pelaku yang diduga menyebarluaskan stiker ke Polda Bali," ungkap Ketua Tim Sukses KKB Pasek Suardika, Jumat (16/5/2008).
 
Stiker berisikan hujatan itu, berukuran 21 X 30 sentimeter dengan warna dasar kuning. Di dalamnya terdapat gambar I Gde Winasa dan kutipan identitas agamanya dalam foto kopi akta nikah. Bagian atas stiker, tertulis kalimat Winasa memeluk dua agama (Hindu dan Islam). Sementara di bagian bawah stiker bertuliskan imbauan untuk menolak pemimpin yang mempermainkan agama.
 
Pasek menjelaskan, kronologis kejadian ini bermula dari laporan warga ke tim sukses KKB tentang adanya pihak yang menyebarluaskan stiker black campaign di daerah Ubung, Denpasar. Setelah ditelusuri tim KKB berhasil mengamankan Heri Sunantra yang tertangkap basah sedang menempelkan stiker.

"Dari pengakuan Heri, akhirnya kita mendapatkan nama I Ketut Sudika dan Bram Larosa," ungkapnya.
 
Setelah ditelusuri, kata dia, tim menemukan stiker serupa di rumah I Ketut Sudika di Jalan Nusa Kambangan No 131 Denpasar sejumlah 45 ribu lembar.
 
Seorang petugas Dit Reskrim Polda Bali membenarkan adanya laporan ini. Laporan tersebut diterima petugas bernama AKP Komang Swastika dengan nomor laporan STPL/181/VI/2008 Ditreskrim. Namun, dia membantah jika jumlah pelaku yang dilaporkan tiga orang.

"Ada yang dilaporkan tapi cuma dua orang," ungkapnya.

(Kemas Irawan Nurrachman)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement