YOGYAKARTA - Kepolisian Daerah (Polda) Daerah Istimewa Yogyakarta menyatakan akan mengerahkan 6.500 lebih personelnya untuk mengamankan jalannya pemilu legislatif yang akan berlangsung pada tanggal 9 April 2009 mendatang.
"Jumlah tersebut merupakan 2/3 kekuatan yang dimiliki oleh Polda DIY untuk pengamanan Pemilu. Kita nantinya juga dibantu oleh linmas dan juga TNI," terang Komisaris Besar Polisi TMB Siahaan, Kepala Biro Operasional Polda DIY, di Yogyakarta, Minggu (15/2/2009)
Dia mengaku dua bulan menjelang pemilu legislatif semua jajaran Polres maupun Poltabes sudah siap untuk melaksanakan pengamanan pemilu termasuk pendirian Gakundu di setiap Polres maupun Poltabes.
"Kita telah melakukan pengecekan Posko Gakundu yang didirikan di setiap Polres maupun Poltabes dan hasilnya cukup baik," ujarnya.
Lebih lanjut Siahaan mengatakan, untuk pelanggaran yang saat ini marak terjadi adalah pemasangan atribut kampanye baik atribut partai maupun calon legislator yang dipasang tidak sesuai dengan aturan yang telah dibuat oleh KPU.
"Untuk pelanggaran yang sifatnya pidana hingga saat ini di DIY masih nihil dan kita berharap tidak ada pelanggaran yang sifatnya pidana," tuturnya.
Kombes TMB Siahaan menambahkan hingga saat ini kendala yang dihadapi dalam pengamanan pemilu adalah alat komunikasi seperti radio komunikasi atau HT, sehingga nantinya dalam berkomunikasi akan mengandalkan telepon seluler bagi petugas yang tidak membawa radio komunikasi.
"Kita akan berusaha untuk melakukan pengadaan radio komunikasi secepatnya sehingga berbagai kejadian saat berlangsungnya kampanye hingga pemungutan suara dapat segera ditangani," tandasnya.
Dua bulan menjelang pemilu legislatif kondisi suhu politik di DIY diakui sudah mulai memanas baik karena gesekan antarparpol maupun caleg yang bersaing untuk mendapatkan dukungan dari masyarakat.
"Anda tahu sendiri di Yogya ada tokoh sekaligus panutan masyarakat yang ingin maju menjadi Capres. Kondisi ini yang semakin memanaskan suhu politik di Yogya. Walaupun suhu politik sudah mulai memanas namun masih terkendali berkat kepemimpinan Sri Sultan HB X," pungkasnya.
(M Budi Santosa)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.